-->

Entri yang Diunggulkan

Untukmu Sahabat Yang Namanya Tak Kusebut

Sahabat Pena...!!!



Waktu yang berlalu melingkari kertas putihku
Detik-detik terus mengisahkan cerita
Seakan pena tidak lagi seirima layak alunannya

Kembali ku menyibak lembaran lama
Ku dapati nadanya terlepas dihempas sinaran waktu
Tidak ku tau, jeritannya kian menghalus memanggilku
Bisu, bisu dan membisu...

Wahai malam, teruslah kau memudar
Hingga pekat kembali datang
Aku tak peduli meski ia telah menghilang...

Wahai malam, tetaplah menghitam
Hinnga siang menjelma, dirinya larut dalam kebisuan
Aku tak peduli meski engkau kembali datang...

Pena hitam,
Meski engkau sahabat bisu
Singgasana pelabuhan terangkai jutaan makna
Penaku, dirimu tetap puisiku

Penaku...!!!

Inspirasi Mata Syair Frekuensi 212 ; Sahabat Pena
Menulis adalah meluap emosi dengan sesungguhnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel